• Jelajahi

    Copyright © SoloDaily.Id - Spirit Perubahan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Penyair dan Pengarang Cerita Anak Penduduk Asli Australia Kunjungi Bali

    Redaksi
    Selasa, 30 Juli 2019, 18.51.00 WIB Last Updated 2019-07-30T11:51:46Z

    SoloDaily.Id ■ Penulis, penyair dan penulis naskah anak-anak Pribumi Australia Kirli Saunders mengunjungi Bali hari ini.

    Membawa kegemarannya untuk mendorong minat anak-anak dalam membaca, Ms Saunders mengadakan acara bercerita dengan guru dan siswa di SD 5 Mengwitani, Badung dan dengan Komunitas Mendongeng Bali untuk anak-anak Desa Guwang di Sukawati, Gianyar.

    Selama kunjungannya di Bali, Kirli Saunders juga bertemu dengan penulis buku anak-anak di Yayasan Sastra Anak Indonesia (YLAI) dan acara pembacaan puisi dengan penyair Indonesia Bapak Warih Wisatsana, yang termasuk berbagi diskusi tentang pengalamannya dalam program pembelajaran puisi.

    Seorang wanita Gunai yang bangga, Tuan saunders adalah pendiri program Poetry in First Languages ​​di Red Room Poetry di Sydney. Program ini mempromosikan puisi dalam bahasa Pribumi Australia dan telah memberikan lokakarya kepada ribuan siswa dan anggota masyarakat di seluruh Australia.

    Konsul Jenderal Australia di Bali, Anthea Griffin mengatakan kunjungan Saunders menunjukkan komitmen Australia untuk mempromosikan hubungan antara komunitas sastra dan seni Australia-Indonesia.

    “Program ini juga merayakan Tahun Internasional Bahasa Pribumi dan meningkatkan kesadaran akan peran penting yang dimainkan bahasa dalam kehidupan sehari-hari orang,” kata Griffin.

    “Keragaman bahasa adalah sesuatu yang dimiliki oleh Australia dan Indonesia. Saya sangat senang bahwa Saunders akan berbagi keahliannya tentang pelestarian bahasa dengan audiens di Bali. "

    Kunjungan Ms Saunders adalah bagian dari perayaan Kedutaan Besar Aborigin Nasional dan Komite Peringatan Hari Kependudukan (NAIDOC) dari Kedutaan Besar Australia, sebuah acara tahunan yang diadakan setiap bulan Juli untuk menghormati sejarah, budaya, dan prestasi orang-orang Aborigin dan penduduk Kepulauan Selat Torres.

    2019 telah dinyatakan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai Tahun Internasional Bahasa Adat yang mengakui peran penting yang dimainkan oleh bahasa dalam bidang perlindungan hak asasi manusia, tata pemerintahan yang baik, pembangunan perdamaian, rekonsiliasi, dan pembangunan berkelanjutan. (rls)

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terkini

    Loading...

    SOLO RAYA

    +