Tadarus Keliling Warga Kampung Praon Nusukan Solo Diapresiasi Ulama

Iklan Semua Halaman

Loading...

Header Menu

Tadarus Keliling Warga Kampung Praon Nusukan Solo Diapresiasi Ulama

Solo Daily
Senin, 15 Juli 2019
 Tadarus Keliling Warga Kampung Praon Nusukan Solo Diapresiasi Ulama

SoloDaily.Id ■ Ulama kota Solo mengapresiasi giat Tadarus Keliling Warga Kampung Praon Nusukan, Solo yang secara rutin diadakan oleh warga setempat.

"Luar biasa ghiroh mereka dalam mempelajari Al quran. Sudah sepatutnya kegiatan macam itu kita apresiasi. Bayangkan, mereka itu bukan santri, tapi tiap ba'da maghrib suana kampung seperti di pesantren," kata KH Maksum Murad, Ulama Solo menanggapi fenomena warga Praon Nusukan yang giat belajar Quran.

Kegiatan ini memang dirintis sejak lama dan kini warga mulai terbiasa tiap ahad malam para pemuda berjalan di kampung dengan membawa Al Qur'an.

Kalau di lingkungan Ponpes mungkin pemandangan seperti ini sudah sewajarnya. Karenanya, MUI Kota Solo terus memberi dukungan fenomena tersebut.

"Alhamdulillah, walau pelan tapi program Tadarus Keliling ini bisa mendekatkan Al Qur'an ke warga sekitar masjid kami," ujar seorang jamaah, hari ini. (15/07)

Dia menambahkan, semoga kampung kami diberkahi Allah dengan Tadarus ini. Sampaikan ke yang lainnya bahwa membaca Al Qur'an itu enak dan menyenangkan.

Menurut jamaah yang enggan disebut jati dirinya mengaku bahwa program ini dimulai dari kelompok tadarus di masjid, kemudian dibawa ke rumah anggota tadarus secara bergantian dan mereka menekankan untuk tidak merepotkan tuan rumah dengan segala suguhan makanan.

Oleh karena itu, sesama jamaah disarankan pada tuan rumah untuk tidak menyiapkan Al Qur'an, agar peserta membawa Al Qur'an sendiri-sendiri.

"Alhamdulillah, masing-masing anggota tadarus kami harapkan untuk menjadi penggerak dan menceritakan ke tetangganya sekaligus menawarkan menjadi tuan rumah. Dengan menjadi tuan rumah otomatis keluarganya juga akan ikut mendengar bacaan Al Qur'an tersebut," ujarnya.

Ada yang lancar, ada yang kurang lancar tidak masalah. Justru orang yang ingin belajar baca Qur'an jadi tidak malu untuk belajar.

"Kenalkan pelan-pelan tentang keutamaan membaca Al Qur'an dan sebagai penutup senantiasa doakan tuan rumah dan yang hadir mungkin sedikit ini yang bisa saya ceritakan," kata afwan, yang tidak mau di panggil ustadz.

■ Darmawan Jr