Tingkatkan Indeks Literasi, Yonarmed 12 Kostrad Adakan Program Global English Opportunity

Iklan Semua Halaman

Loading...

Header Menu

Tingkatkan Indeks Literasi, Yonarmed 12 Kostrad Adakan Program Global English Opportunity

Solo Daily
Jumat, 27 September 2019

SOLODAILY.ID ■ Danyonarmed 12 Kostrad, Mayor Arm Ronald, F. Siwabessy sengaja menggelar komunikasi sosial melalui program Global English Opportunity (GEO) yang dibuka bagi para pelajar se-Kabupaten Ngawi. Kamis (26/9).

“Global English Opportunity merupakan kursus bahasa Inggris gratis. Itu, kita berikan bagi 150 pelajar di Ngawi dengan tujuan untuk meningkatkan sekaligus merangsan kesadaran siswa akan pentingnya membaca buku,” ujar almamater Akademi Militer tahun 2002 ini.

Program GEO ini sudah berjalan selama tiga bulan. Bahkan, saat ini terdapat puluhan pelajar yang sengaja diajak di perpustakaan Ngawi untuk mengembangkan wawasannya.

“Pelajar-pelajar tersebut, merupakan para peserta GEO dari program Yonarmed 12 Kostrad secara khusus, minggu ini kami berikan penugasan untuk melaksanakan proses belajar mengajar di perpustkaan dengan didampingi oleh instruktur kursus GEO, saudara Abraham Soyem,” jelasnya.

Di perpustakaan itu, para peserta GEO nantinya diwajibkan untuk mencari sepuluh nama penulis buku bahasa Inggris terkenal, sekaligus menyusun tugas individual writing mengenai buku yang nantinya dipilih oleh setiap peserta.

Meski terbilang melelahkan, namun pihak Yonarmed 12 Kostrad berupaya untuk terus memberikan semangat, sekaligus motivasi terhadap para peserta GEO. “Motivasi itu, diharapkan bisa mengatasi setiap kesulitan yang ditemui oleh para peserta, sehingga mereka nantinya akan terbiasa untuk membaca dan menulis bahasa Inggris,” bebernya.

Untuk diketahui, berdasarkan data dari World Literacy Index, Indonesia menduduki peringkat ke 77 dari 160 Negara dengan indeks literasi sebesar 93,90 %. Indeks literasi, merupakan refleksi dari kemampuan membaca pada usia di atas 15 tahun.

“Dengan membaca, generasi muda akan lebih cerdas dan terbebas dari hoak, sekaligus bisa mendapatkan kualitas hidup yang tentunya lebih baik,” ungkap Mayor Ronald.

“Tidak ada pengetahuan tanpa membaca dan tidak ada tulisan, ide maupun gagasan tanpa pengetahuan. Membaca, merupakan jendela perubahan untuk masa depan yang lebih gemilang,” pungkas Danyonarmed 12 Kostrad ini.

■ R-01/Penkostrad